Terkait Sengketa Lahan 75 HA di Blok Tenjo Resmi Desa Citepus ? Para Pihak Saling Somasi ?

Sabtu, 23 Agustus 2014 Kab. Sukabumi   


Palabuhanratu, SuaraSukabumi.co.

Komplik Horizontal permasalahan lahan di Blok Tenjo Resmi Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, makin menghangat. Antara pihak Afdeling I kebun Pasir Badak dengan para penggarap melalui kantor pengacara, Wijoyo Kusumo, SH,MBL,Hanson R. Sanger, SH,Youngky, SH,MH. Pihak PTN VIII kebun pasir badak mengklaim tanah tersebut miliknya. Sementara para penggarap bersih kukuh bahwa lahan di maksud merupakan garapannya. Para penggarap berdalih lahan seluas 75 HA di blok Tenjo Resmi merupakan bagian dari sertifikat HGU No. 7 sidang palay berdasarkan SK.HGU No. 08 / KA / 1963 yang berakhir haknya tanggal 27 Juli 1980. Lahan seluas 75 HA tersebut semula untuk kepentingan agro wisata yang akan di kerjasamakan antara PTPN VII.


( Persero ) dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi sesuai hasil ukur kanwil BPN Propinsi Jawa Barat sebagaimana tertuang dalam peta bidang tanah No. : 108/1998,tanggal 19 ? 11 ? 1998. Dengan nomor nota kesepahaman : NK/D ? III/362/IV/2004, No : 593.4/PJ.04 - HUK/2004, tertanggal 30 April 2004. Pada hari selasa tanggal 24 September 2013, kesepakatan tersebut di batalkan oleh kedua belah pihak ( Bupati Sukabumi ) dan pihak PTPN VIII ( oleh Direktur Utama ) dengan pembatalan tersebut kondisi lahan secara Fisik dalam penguasaan para penggarap dan pihak PTPN VIII afdeling I kebun pasir badak, dengan pemasangan atributnya masing ? masing. Pada perkembangan berikutnya para penggarap melalui kuasa hukumnya, Hanson R. Sanger, SH dari kantor pengacara Wijoyo Kusomo,SH,MBL,DKK,melakukan somasi kepada pihak PTPN VIII, dengan No : 50 sms / WK ? HRS/VIII/2014, tanggal 15 Agustus 2014 yang di tujukan kepada PTPN VII.


( Sopandi )

Bagikan Tweeter Google +

Suara Sukabumi on Facebook