Media Massa Harus Berpartisipasi Mengembangkan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu

Selasa, 28 November 2017
Prof. Mega dari Unpad sedang menjelaskan materi Geopark Ciletuh-Palabuhanratu

 
Kadudampit, SUARASUKABUMI.COM - Media massa diharapkan menjadi salah satu ujung tombak pengembangan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu.

Untuk itu 
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengadakan Sosialisasi Geopark Nasional Ciletuh - Palabuhanratu Kepada Komunitas Media Massa di Saung Geulis Cottage, Kadudampit, Selasa (28/11).

Menurut Kadis Parawisata Kabupaten Sukabumi Dana Budiman peran media massa begitu dahsyat dalam memajukan pembangunan atau destinasi wisata menjadi booming di level nasional hingga internasional.

“Harapan kita media massa di Kab Sukabumi dapat membantu menggencarkan sosialisasi Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu melalui medianya masing-masing. Pariwisata itu tidak mungkin dilakukan oleh pemerintah sendiri namun semua pihak mulai dari pengusaha, masyarakat hingga media massa harus berpartisipasi meningkatkannya,” harap Dana.



Di tempat ini juga terdapat tempat diving atau menyelam dengan spot yang tak kalah dengan Raja Empat. Selain itu ombak pantainya sangat menantang para peselancar/surfer melakukan surfing. 

“Kita harus bangga, salah satu liga Surfing Dunia dilaksanakan di kawasan Geopark yakni di pantai Cimaja, Palabuhanratu,” jelasnya.

Prof. Ir. Mega F Rosana dari Universitas Padjajaran, Bandung, yang menjadi pembicara tamu menjelaskan sudah ada 127 UNESCO Global Geopark di seluruh dunia yang tersebar di 35 negara.

“Di Indonesia Geopark Batur Bali dan Gunung Sewu sudah diakui UNESCO sebagai Geopark Global. Mudah-mudahan tahun depan giliran Geopark Ciletuh-Palabuhanratu bisa diakui UNESCO,” ujar Prof. Mega.

Baca Juga :


Sementara Kabid Industri Pariwisata Een Sumirat Abdullah berharap insan media dapat memahami secara lengkap tentang destinasi wisata di Kab Sukabumi khususnya Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

Sektor Pariwisata salah satu elemen penting untuk mewujudkan visi Kabupten Sukabumi yang Religius dan Mandiri. Mandiri secara ekonomi lewat Industri Pariwisata. 

“Inilah tugas kami yang menargetkan Rp. 2.5 M untuk sumbang PAD (Pendapat Asli Daerah). Geopark Ciletuh-Palabuhanratu jadi salah satu destinasi wisata unggulan untuk mencapai target itu. Dan peranan media massa sangat penting dan diharapkan jadi mitra kami,” sambungnya. (mul)


Bagikan Tweeter Google +

Suara Sukabumi on Facebook